Distribusi air bersih di bogor, warga sukarakyat antre truk tangki akibat kekeringan
Bogor, 13 Agustus 2026 – Ratusan warga Kampung Sukarakyat, Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, terpaksa mengantre untuk mendapatkan pasokan air bersih yang didistribusikan menggunakan truk tangki, Kamis (13/8/2026) pukul 07.13 WIB.
Krisis air bersih yang melanda wilayah tersebut diduga dipicu oleh kemarau panjang yang menyebabkan sejumlah sumur dan mata air warga mengering. Selain itu, warga juga menduga alih fungsi lahan basah menjadi kawasan pembangunan turut memperburuk kondisi lingkungan dan mempercepat berkurangnya sumber air.
Dalam proses pendistribusian, warga datang dengan membawa berbagai wadah, mulai dari ember, jeriken, hingga drum penampung air. Mereka mengantre secara tertib untuk mendapatkan jatah air bersih yang dibagikan.
Pasokan air bersih disalurkan menggunakan truk tangki milik pengusaha air setempat, Bapak Udin. Kegiatan tersebut turut mendapat pengawasan dari Ketua RW, Bapak Aman, bersama para ketua RT dan Babinsa guna memastikan pembagian air berlangsung aman dan merata.
Ketua RW setempat menyampaikan bahwa kebutuhan air bersih menjadi persoalan utama yang saat ini dihadapi masyarakat. Kondisi tersebut memaksa warga bergantung pada bantuan distribusi air karena sebagian besar sumber air yang selama ini dimanfaatkan sudah tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekaligus memastikan proses penyaluran bantuan berjalan dengan baik. Sementara itu, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi, termasuk melakukan kajian terhadap dampak perubahan tata guna lahan di wilayah tersebut.i
Jika kondisi kemarau terus berlanjut, warga khawatir krisis air bersih akan semakin parah dan berdampak pada aktivitas serta kesehatan masyarakat.