GERAKAN LOMBOK BANGKIT "GELOMBANG"TUGAS UTAMA, JADI JEMBATAN ASPIRASI RAKYAT, AGEN ADVOKASI DAN KONTROL SOSIAL

Terkini 11 Jul 2026 20:49 4 min read 46 views By Usman jayadi
GERAKAN LOMBOK BANGKIT "GELOMBANG"TUGAS UTAMA, JADI JEMBATAN ASPIRASI RAKYAT, AGEN ADVOKASI DAN KONTROL SOSIAL
  WARTA NUSANTARA Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat – 11 Juli 2026 Organisasi Kemasyarakatan Lembaga Swadaya Masyarakat yang dikenal den...

 

WARTA NUSANTARA Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat – 11 Juli 2026

Organisasi Kemasyarakatan Lembaga Swadaya Masyarakat yang dikenal dengan nama GELOMBANG, atau kepanjangan dari Gerakan Lombok Bangkit, secara resmi menegaskan kembali eksistensi dan arah perjuangannya dalam mendukung proses pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat, khususnya Pulau Lombok. Sebagai lembaga yang berprinsip pada kemandirian, keadilan, dan transparansi, GELOMBANG menyatakan kehadirannya bukan untuk menggantikan tugas dan wewenang pemerintah, melainkan melengkapi serta memperluas jangkauan layanan dan kebijakan hingga menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan perhatian.

 

Pernyataan ini disampaikan secara tegas oleh Ketua Umum GELOMBANG, Lalu Moh Syukuri, dalam konferensi pers terbuka yang dihadiri pengurus inti organisasi, perwakilan elemen masyarakat, dan rekan-rekan media massa. Kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat Pusat GELOMBANG, Kecamatan Praya Barat, Desa Penujak, Kabupaten Lombok Tengah.

 

“Tugas utama GELOMBANG adalah menjadi pilar pemberdayaan, agen advokasi, dan jembatan aspirasi masyarakat. Sebagai organisasi LSM, kami hadir untuk melengkapi peran-peran pemerintah, menjangkau kelompok rentan yang mungkin belum terlayani secara maksimal, sekaligus menjadi pengawal kebijakan agar pelaksanaannya lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat,” tegas Lalu Moh Syukuri di hadapan hadirin.

 

Berikut penjelasan rinci mengenai ketiga fungsi utama yang diemban GELOMBANG:

 

Sebagai Pilar Pemberdayaan Masyarakat

GELOMBANG memandang kemajuan daerah tidak dapat dicapai hanya melalui pembangunan fisik semata, melainkan harus dibarengi dengan penguatan kapasitas sumber daya manusianya. Sebagai pilar pemberdayaan, organisasi ini berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri warga — terutama bagi kelompok rentan seperti keluarga prasejahtera, perempuan kepala rumah tangga, pemuda tanpa pekerjaan, kelompok adat, dan penyandang disabilitas.

 

Program yang dikembangkan meliputi pelatihan keterampilan usaha, penyuluhan hukum dan hak asasi manusia, pendidikan kesehatan lingkungan dan reproduksi, serta pendampingan akses terhadap bantuan sosial dan layanan dasar lainnya. Tujuannya menciptakan masyarakat yang mandiri, mampu mengembangkan potensi dirinya, dan tidak lagi bergantung secara pasif pada bantuan pihak luar.

 

Sebagai Agen Advokasi dan Pengawal Kebijakan

Dalam menjalankan fungsi sebagai agen advokasi, GELOMBANG berperan aktif memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terabaikan atau terhambat pemenuhannya. Lembaga ini berkomitmen menyuarakan keadilan bagi warga yang menghadapi kesulitan mengakses layanan publik maupun masalah hukum dan sosial.

 

Selain itu, GELOMBANG juga bertindak sebagai pengawal kebijakan. “Kami memantau bagaimana peraturan dan program pemerintah diterapkan di lapangan. Setiap kebijakan harus berpihak pada kepentingan rakyat luas. Jika ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, atau ketidakjelasan proses, kami sampaikan masukan, koreksi, dan rekomendasi secara objektif, terbuka, serta berbasis data dan fakta. Ini dilakukan agar tata kelola pemerintahan makin transparan, akuntabel, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang,” jelas Lalu Moh Syukuri.

 

Sebagai Jembatan Aspirasi Masyarakat

Sering kali terdapat kesenjangan komunikasi antara masyarakat sebagai penerima kebijakan dan pemerintah sebagai pembuat kebijakan. GELOMBANG hadir menjembatani celah tersebut dengan menghimpun keluhan, harapan, usulan, dan kebutuhan riil warga dari berbagai desa dan kecamatan di seantero Lombok.

 

Aspirasi yang telah dikaji dan diverifikasi kebenarannya kemudian disampaikan kepada pihak berwenang di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi, disertai pandangan dan solusi yang konstruktif. Sebaliknya, GELOMBANG juga membantu menyebarluaskan informasi kebijakan dan program pemerintah agar dipahami dengan benar, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

 

Lalu Moh Syukuri menambahkan bahwa seluruh kegiatan GELOMBANG dijalankan dengan prinsip independen dan tidak memihak pada kepentingan politik maupun golongan tertentu. Kepercayaan publik menjadi modal utama yang dijaga sebaik-baiknya agar organisasi dapat terus berkontribusi secara nyata.

 

“Kami sadar tugas ini tidak ringan dan butuh kerja sama erat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta rekan media untuk bersama mengawasi dan mendukung pembangunan di Lombok agar makin adil dan merata. GELOMBANG siap menjadi mitra yang bertanggung jawab bagi kemajuan daerah ini,” tutupnya.

 

Hingga pertengahan tahun 2026, GELOMBANG telah menjangkau lebih dari 20 desa di 5 kabupaten/kota se-Lombok dan berencana memperluas cakupan program seiring meningkatnya dukungan dan kebutuhan masyarakat.

 

Reporter: usman jayadi

Chat with us on WhatsApp